Anak: "Pak, Kenapa sih making love itu enak banget (katanya – RED)..??":D
Bapak: "Wah, itu kayak sensasi waktu kamu ngupil pake jari kamu, Nak..":)
Anak: "Trus, kenapa cewek lebih menikmatinya, Pak..??":D
Bapak: "Karena waktu kamu ngupil, yang kerasa paling enak khan hidung kamu dan bukan jari kamu..";)
Anak: "Terus, kenapa cewek benci banget amit-amit jabang bayi kalo mereka diperkosa..??":O
Bapak: "Seperti kalo kamu di jalan ketemu orang asing, trus orang asing itu pengen ngupilin hidung kamu pake jarinya dia… ngeselin khan..??":p
Anak: "Kenapa cewek nggak bisa / nggak mau gituan waktu mereka lagi datang bulan..??":>
Bapak: "Kalo hidung kamu berdarah, kamu masih pengen terus ngupil..??"/:)
Anak: "Katanya, semakin banyak sperma laki-laki yang keluar waktu orgasme, semakin besar kenikmatannya... Bener nggak sih, Pak..??":D
Bapak: "Semakin besar upil yang kamu dapet waktu ngorek, semakin puas nggak kamu..??"(=|
Anak: "Kenapa cowok nggak suka pake kondom waktu mereka making love..??":>
Bapak: "Kamu suka nggak ngupil pake sarung tangan..??"/:)
Anak: "Wahhh Bapak pinter banget deh… hehehe..."=D
Kesimpulan:
Buat yang pengen ML tapi ga ada penyaluran mending ngupil aja deh…!!! >:/
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Macam macam kisah yang diforward dari BB yang sayang dibuang tapi disimpan juga memory penuh. Jadi dikumpul saja di sini. Disclaimer: semua tulisan berikut asli bukan bikinan gue kecuali dinyatakan bukan demikian :)
Minggu, 18 Juli 2010
Sabtu, 17 Juli 2010
Doa
A : Aku tdk menyukai istriku lg !
B : Pulang dan cintailah dia
A : Anda tdk mengerti aku, aku sdh tdk punya perasaan itu lg.
B : Pulang dan cintailah dia
A : Tetapi scr emosi aku berarti tdk jujur kalau aku memperlakukan istriku spt itu, pdhl aku tdk merasakannya.
B : Apakah menurutmu Ibumu mencintaimu?
A : Tentu saja (dg mantap)
B : Kira2 1 minggu stlh ibumu plg dr RS & membawamu plg, dan kamu menangis menjerit2 di tengah mlm krn popokmu basah dan dia terpaksa bangun walau tubuhnya masih sangat letih, berjalan di lantai yg dingin tanpa alas kaki utk mengganti popokmu dan menyusuimu. Apakah menurutmu dia sungguh2 menikmati itu semua?
A : Tidak (menunduk)
B : Kalau bgtu, Apakah Ibumu secara emosi jg tidak jujur?
Ukuran besarnya cinta bukan krn dia menikmati mengganti popok di tengah mlm, melainkan krn ibumu RELA melakukan itu semua meski dia tdk begitu menyukainya.
Pernikahan tdk hanya didasari perasaan Cinta, lbh dari itu yaitu KOMITMEN.
Saat pertama seseorg menikahi istrinya pasti krn cinta, ttp cinta yg menggebu2 akan padam seiring dg berjalannya WAKTU
Hanya Komitmen yg membuat Cinta manggebu2 mjadi Cinta yg matang dan dewasa
Lalu.. Apa yg disebut dg Cinta Sejati ?? Cinta yg sifatnya turun ke bawah, yaitu cinta yg tdk memikirkan untung rugi, cinta yg rela berkorban demi seseorg yg dikasihinya. Inilah cinta yg hrs diusahakan dlm setiap Pernikahan.
Ada org berkata "aku cinta kamu".. berarti : "aku ingin memilikimu & biarlah km kumiliki" adlh cinta yg egois krn hnya bgantung pd Perasaan seseorg. Sebab perasaan akan dimakan oleh wkt dan bisa saja perasaan ini muncul pd diri org lain
Suasana hati mudah brubah, KONDISI FISIK smakin tua dan tdk menarik, komitmenlah yg menyelamatkan pernikahan
Berani mlakukan "tindakan" baik dlm keadaan suka maupun tdk utk mengasihi pasangan & mpertahankan Pernikahan yg telah Tuhan anugrahkan
Powered by Telkomsel BlackBerry®
B : Pulang dan cintailah dia
A : Anda tdk mengerti aku, aku sdh tdk punya perasaan itu lg.
B : Pulang dan cintailah dia
A : Tetapi scr emosi aku berarti tdk jujur kalau aku memperlakukan istriku spt itu, pdhl aku tdk merasakannya.
B : Apakah menurutmu Ibumu mencintaimu?
A : Tentu saja (dg mantap)
B : Kira2 1 minggu stlh ibumu plg dr RS & membawamu plg, dan kamu menangis menjerit2 di tengah mlm krn popokmu basah dan dia terpaksa bangun walau tubuhnya masih sangat letih, berjalan di lantai yg dingin tanpa alas kaki utk mengganti popokmu dan menyusuimu. Apakah menurutmu dia sungguh2 menikmati itu semua?
A : Tidak (menunduk)
B : Kalau bgtu, Apakah Ibumu secara emosi jg tidak jujur?
Ukuran besarnya cinta bukan krn dia menikmati mengganti popok di tengah mlm, melainkan krn ibumu RELA melakukan itu semua meski dia tdk begitu menyukainya.
Pernikahan tdk hanya didasari perasaan Cinta, lbh dari itu yaitu KOMITMEN.
Saat pertama seseorg menikahi istrinya pasti krn cinta, ttp cinta yg menggebu2 akan padam seiring dg berjalannya WAKTU
Hanya Komitmen yg membuat Cinta manggebu2 mjadi Cinta yg matang dan dewasa
Lalu.. Apa yg disebut dg Cinta Sejati ?? Cinta yg sifatnya turun ke bawah, yaitu cinta yg tdk memikirkan untung rugi, cinta yg rela berkorban demi seseorg yg dikasihinya. Inilah cinta yg hrs diusahakan dlm setiap Pernikahan.
Ada org berkata "aku cinta kamu".. berarti : "aku ingin memilikimu & biarlah km kumiliki" adlh cinta yg egois krn hnya bgantung pd Perasaan seseorg. Sebab perasaan akan dimakan oleh wkt dan bisa saja perasaan ini muncul pd diri org lain
Suasana hati mudah brubah, KONDISI FISIK smakin tua dan tdk menarik, komitmenlah yg menyelamatkan pernikahan
Berani mlakukan "tindakan" baik dlm keadaan suka maupun tdk utk mengasihi pasangan & mpertahankan Pernikahan yg telah Tuhan anugrahkan
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Jumat, 16 Juli 2010
Humor ceria lagi
Dampak kenaikan Tarif Dasar Listrik di Tarutung:
"Hidup semakin
SIMANUNGKALIT,
PANDAPOTAN MANURUNG, banyak SIHOTANG, tak ada lagi HARAHAP, keadaan semakin GINTING, kepala pusing SIBUTAR-BUTAR, rambut rontok nyaris POLTAK, jumlah rakyat miskin makin
PANGARIBUAN, anak menangis
MARPAUNG-PAUNG, otak sudah
SITOMPUL, penderitaan tiada LUBISnya, tapi masih saja diminta sabar SITORUS, jangan putus HARAHAP katanya, mintalah PARLINDUNGAN Tuhan, supaya
BONAR BONAR selamat.
BUTET dah... !!! =)) =D (y)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
"Hidup semakin
SIMANUNGKALIT,
PANDAPOTAN MANURUNG, banyak SIHOTANG, tak ada lagi HARAHAP, keadaan semakin GINTING, kepala pusing SIBUTAR-BUTAR, rambut rontok nyaris POLTAK, jumlah rakyat miskin makin
PANGARIBUAN, anak menangis
MARPAUNG-PAUNG, otak sudah
SITOMPUL, penderitaan tiada LUBISnya, tapi masih saja diminta sabar SITORUS, jangan putus HARAHAP katanya, mintalah PARLINDUNGAN Tuhan, supaya
BONAR BONAR selamat.
BUTET dah... !!! =)) =D (y)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Humor Ceria :)
Pada suatu pertemuan di Washington seorang pejabat Indonesia bertemu dengan pengusaha raksasa produsen telpon genggam. Cerita punya cerita sang produsen menawarkan produknya, sebuah HandPhone GSM yang bisa digunakan menghubungi kemana saja termasuk ke surga dan neraka.
Pejabat tersebut akhirnya mencoba menghubungi istrinya yang pertama yang telah meninggal akibat stroke setelah salah makan......termasuk makan uang hasil korupsi sang suami.
Sang pejabat tersebut bertanya pada si Amerika ini, tentang berapa harus membayar untuk pembicaraan 3 menit tadi. Teryata mahal juga, sang pejabat harus membayar US$200. wah mahal juga tapi tak apalah ...
Akhirnya Sang Pejabat tertarik membeli HP sejenis dan membawanya pulang ke Indonesia. Sampai di Indonesia dia menghubungi sang istrinya yang sudah meninggal tadi. Setelah berbicara hampir 1 jam dicek bahwa pembicaraan itu hanya menghabiskan US$10. Langsung dia menghubungi Si Amerika tadi: "Hai yang bener aja kemarin di Amerika saya pakai cuma tiga menit harus bayar US$200, mahal bener. Barusan di sini saya coba pakai 1 jam cuma US$10."
Si Amerika dengan santainya menjawab, "Ya tentu saja...mungkin Indonesia lebih dekat dengan neraka, jadi tarifnya lokal":D =D =))
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Pejabat tersebut akhirnya mencoba menghubungi istrinya yang pertama yang telah meninggal akibat stroke setelah salah makan......termasuk makan uang hasil korupsi sang suami.
Sang pejabat tersebut bertanya pada si Amerika ini, tentang berapa harus membayar untuk pembicaraan 3 menit tadi. Teryata mahal juga, sang pejabat harus membayar US$200. wah mahal juga tapi tak apalah ...
Akhirnya Sang Pejabat tertarik membeli HP sejenis dan membawanya pulang ke Indonesia. Sampai di Indonesia dia menghubungi sang istrinya yang sudah meninggal tadi. Setelah berbicara hampir 1 jam dicek bahwa pembicaraan itu hanya menghabiskan US$10. Langsung dia menghubungi Si Amerika tadi: "Hai yang bener aja kemarin di Amerika saya pakai cuma tiga menit harus bayar US$200, mahal bener. Barusan di sini saya coba pakai 1 jam cuma US$10."
Si Amerika dengan santainya menjawab, "Ya tentu saja...mungkin Indonesia lebih dekat dengan neraka, jadi tarifnya lokal":D =D =))
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Fw: [readersdigest_indonesia] Penjaga kuburan
Seorg pria turun dr sebuah mobil mewah yg diparkir di dpn kuburan umum. Pria itu berjalan menuju pos penjaga kuburan. Pria yg ternyata sopir itu berkata, "Pak, tolong temui wanita yg ada di mobil itu, krn tak lama lg ia akan meninggal!"
Penjaga kuburan itu segera berjln di blkg sopir. Seorg wanita lemah, berwajah sedih membuka pintu mobilnya, berusaha tersenyum kpd penjaga kuburan itu dan berkata, "Sy Ny Steven yg selama ini mengirim uang tiap 2 minggu sekali agar anda dpt membeli seikat bunga& menaruhnya di atas makam anak sy. Sy dtg utk berterima kasih atas kesediaan& kebaikan hati anda."
"O, jadi Ny yg selalu mengirim uang itu? Ny, seblmnya sy minta maaf, mmg uang yg dikirimkan itu selalu sy belikan bunga, tp sy tdk pernah menaruh bunga itu di pusara anak Ny." jwb pria itu.
"Apa?" tanya wanita itu dgn gusar.
"Ya Ny, krn menurut sy, org mati tdk akan pernah melihat keindahan bunga. Krn itu setiap bunga yg sy beli, sy berikan kpd mrk yg ada di rmh sakit, org miskin yg sy jumpai, mrk yg sdg bersedih. Org2 yg msh hiduplah yg dpt menikmati keindahan & keharuman bunga2 itu, Ny," jwb pria itu.
Wanita itu terdiam, kmdn ia dan sopirnya pun pergi.
3 bln kmdn, seorg wanita cantik turun ϑr mobilnya& berjln dgn anggun ke arah pos penjaga kuburan.
"Slmt ραƍι, apakah msh ingat sy? Sy Ny Steven. Sy dtg utk berterima kasih atas nasihat yg anda berikan bbrp bln yg lalu. Anda benar bhw mmperhatikan& mmbahagiakan mrk yg msh hidup jauh lbh berguna drpd meratapi yg sdh meninggal.
Ketika sy secara lsg mengantarkan
bunga2 itu ke rmh sakit atau panti jompo, bunga2 itu tdk hanya membuat mrk bahagia, tapi sy jg turut bahagia.
Sampai saat ini dokter2 tdk tahu mengapa śy bisa sembuh, tapi sy benar2 yakin bhw sukacita dan pengharapan adlh obat yg memulihkan sy!"
*Jgn pernah mengasihani diri sendiri,krn mengasihani diri sndiri akan membuat kita terperangkap di kubangan kesedihan.*
∞Dgn menolong org lain sesungguhnya kta sdang menolong diri kita sendiri.
Penjaga kuburan itu segera berjln di blkg sopir. Seorg wanita lemah, berwajah sedih membuka pintu mobilnya, berusaha tersenyum kpd penjaga kuburan itu dan berkata, "Sy Ny Steven yg selama ini mengirim uang tiap 2 minggu sekali agar anda dpt membeli seikat bunga& menaruhnya di atas makam anak sy. Sy dtg utk berterima kasih atas kesediaan& kebaikan hati anda."
"O, jadi Ny yg selalu mengirim uang itu? Ny, seblmnya sy minta maaf, mmg uang yg dikirimkan itu selalu sy belikan bunga, tp sy tdk pernah menaruh bunga itu di pusara anak Ny." jwb pria itu.
"Apa?" tanya wanita itu dgn gusar.
"Ya Ny, krn menurut sy, org mati tdk akan pernah melihat keindahan bunga. Krn itu setiap bunga yg sy beli, sy berikan kpd mrk yg ada di rmh sakit, org miskin yg sy jumpai, mrk yg sdg bersedih. Org2 yg msh hiduplah yg dpt menikmati keindahan & keharuman bunga2 itu, Ny," jwb pria itu.
Wanita itu terdiam, kmdn ia dan sopirnya pun pergi.
3 bln kmdn, seorg wanita cantik turun ϑr mobilnya& berjln dgn anggun ke arah pos penjaga kuburan.
"Slmt ραƍι, apakah msh ingat sy? Sy Ny Steven. Sy dtg utk berterima kasih atas nasihat yg anda berikan bbrp bln yg lalu. Anda benar bhw mmperhatikan& mmbahagiakan mrk yg msh hidup jauh lbh berguna drpd meratapi yg sdh meninggal.
Ketika sy secara lsg mengantarkan
bunga2 itu ke rmh sakit atau panti jompo, bunga2 itu tdk hanya membuat mrk bahagia, tapi sy jg turut bahagia.
Sampai saat ini dokter2 tdk tahu mengapa śy bisa sembuh, tapi sy benar2 yakin bhw sukacita dan pengharapan adlh obat yg memulihkan sy!"
*Jgn pernah mengasihani diri sendiri,krn mengasihani diri sndiri akan membuat kita terperangkap di kubangan kesedihan.*
∞Dgn menolong org lain sesungguhnya kta sdang menolong diri kita sendiri.
Istri 4
Seorang laki-laki dan 4 istri.
Seorang laki-laki mempunyai 4 istri.
» Istri pertama yg tua & jelek biasanya tidak diperhatikan.
» Istri kedua agak cakep, agak diperhatikan.
» Istri ketiga lumayan cakep & cukup diperhatikan.
» Istri keempat sangat cakep, sangat diperhatikan & di sanjung-sanjung serta diutamakan.
Saat seorang suami mau meninggal:
• Dipanggillah istri ke empat yg cakep & ditanya, "Maukah ikut menemani nya ke alam kubur?"
Si istri menjawab, ty"Sorry, cukup sampai disini saja Saya ikut dgn mu."
• Saat dipanggil istri yg ketiga & ditanya hal yg sama, maka dijawab, "Sorry, Saya hanya akan mengantarmu sampai di kamar mayat & paling jauh sampai di rumah duka."
• Kemudian dipanggil istri kedua & ditanya hal yg sama,
maka dijawab, "Baik, Saya akan menemanimu tapi hanya sampai keliang kubur, setelah itu Good Bye."
Sang suami sungguh kecewa mendengar semua itu,
tetapi inilah kehidupan & menjelang kematian .
• Lalu dipanggil lah istri pertama & ditanya hal yg sama, si suami tak menyangka dijawab istri pertama, "Saya akan menemani kemanapun kamu pergi & tetap mendampingimu."
Mau tahu Apa & Siapa istri ke 1 sampai ke 4 itu ?
¤ Istri ke 4 adalah Harta Kekuasaan & Kekayaan.
Mereka akan meninggalkan jasad kita seketika saat kita meninggal.
¤ Istri ke 3 adalah Teman-Teman kita. Mereka hanya akan mengantar jasad kita hanya sampai di kamar mayat atau rumah duka saat di semayamkan.
¤ Istri ke 2 adalah Keluarga, Saudara & Teman Dekat kita.
Mereka akan mengantar kita sampai dikuburan, dan akan meninggalkan kita setelah mayat kita dimasukkan dalam liang kubur & ditutup dgn tanah.
¤ Istri ke 1 adalah Amal Perbuatan kita.
Pesan Moral,
Jauhkan Kejahatan, Tambahkan Kebajikan & Sucikan Hati, Pikiran & Tindakan !!
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Seorang laki-laki mempunyai 4 istri.
» Istri pertama yg tua & jelek biasanya tidak diperhatikan.
» Istri kedua agak cakep, agak diperhatikan.
» Istri ketiga lumayan cakep & cukup diperhatikan.
» Istri keempat sangat cakep, sangat diperhatikan & di sanjung-sanjung serta diutamakan.
Saat seorang suami mau meninggal:
• Dipanggillah istri ke empat yg cakep & ditanya, "Maukah ikut menemani nya ke alam kubur?"
Si istri menjawab, ty"Sorry, cukup sampai disini saja Saya ikut dgn mu."
• Saat dipanggil istri yg ketiga & ditanya hal yg sama, maka dijawab, "Sorry, Saya hanya akan mengantarmu sampai di kamar mayat & paling jauh sampai di rumah duka."
• Kemudian dipanggil istri kedua & ditanya hal yg sama,
maka dijawab, "Baik, Saya akan menemanimu tapi hanya sampai keliang kubur, setelah itu Good Bye."
Sang suami sungguh kecewa mendengar semua itu,
tetapi inilah kehidupan & menjelang kematian .
• Lalu dipanggil lah istri pertama & ditanya hal yg sama, si suami tak menyangka dijawab istri pertama, "Saya akan menemani kemanapun kamu pergi & tetap mendampingimu."
Mau tahu Apa & Siapa istri ke 1 sampai ke 4 itu ?
¤ Istri ke 4 adalah Harta Kekuasaan & Kekayaan.
Mereka akan meninggalkan jasad kita seketika saat kita meninggal.
¤ Istri ke 3 adalah Teman-Teman kita. Mereka hanya akan mengantar jasad kita hanya sampai di kamar mayat atau rumah duka saat di semayamkan.
¤ Istri ke 2 adalah Keluarga, Saudara & Teman Dekat kita.
Mereka akan mengantar kita sampai dikuburan, dan akan meninggalkan kita setelah mayat kita dimasukkan dalam liang kubur & ditutup dgn tanah.
¤ Istri ke 1 adalah Amal Perbuatan kita.
Pesan Moral,
Jauhkan Kejahatan, Tambahkan Kebajikan & Sucikan Hati, Pikiran & Tindakan !!
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Fw: [readersdigest_indonesia] Kisah Nyata Seorang OB menjadi Vice President Citibank
Sungguh sebuah karunia yang luar biasa bagi saya bisa bertemu dengan seorang yang memiliki pribadi dan kisah menakjubkan. Dialah Houtman Zainal Arifin, seorang pedagang asongan, anak jalanan, Office Boy yang kemudian menjadi Vice President Citibank di Indonesia. Sebuah jabatan Nomor 1 di Indonesia karena Presiden Direktur Citibank sendiri berada di USA. Tepatnya 10 Juni 2010, saya berkesempatan bertemu pak Houtman. Kala itu saya sedang mengikuti training leadership yang diadakan oleh kantor saya, Bank Syariah Mandiri di Hotel Treva International, Jakarta. Selama satu minggu saya memperoleh pelatihan yang luar biasa mencerahkan, salah satu nya saya peroleh dari Pak Houtman. Berikut kisah inspirasinya:
Sekitar tahun 60an Houtman memulai karirnya sebagai perantau, berangkat dari desa ke jalanan Ibukota. Merantau dari kampung dengan penuh impian dan harapan, Houtman remaja berangkat ke Jakarta. Di Jakarta ternyata Houtman harus menerima kenyataan bahwa kehidupan ibukota ternyata sangat keras dan tidak mudah. Tidak ada pilihan bagi seorang lulusan SMA di Jakarta, pekerjaan tidak mudah diperoleh. Houtman pun memilih bertahan hidup dengan profesi sebagai pedagang asongan, dari jalan raya ke kolong jembatan kemudian ke lampu merah menjajakan dagangannya.
Tetapi kondisi seperti ini tidak membuat Houtman kehilangan cita-cita dan impian. Suatu ketika Houtman beristirahat di sebuah kolong jembatan, dia memperhatikan kendaran-kendaraan mewah yang berseliweran di jalan Jakarta. Para penumpang mobil tersebut berpakaian rapih, keren dan berdasi. Houtman remaja pun ingin seperti mereka, mengendarai kendaraan berpendingin, berpakaian necis dan tentu saja memiliki uang yang banyak.
Saat itu juga Houtman menggantungkan cita-citanya setinggi langit, sebuah cita-cita dan tekad diazamkan dalam hatinya.
Azam atau tekad yang kuat dari Houtman telah membuatnya ingin segera merubah nasib. Tanpa menunggu waktu lama Houtman segera memulai mengirimkan lamaran kerja ke setiap gedung bertingkat yang dia ketahui. Bila ada gedung yang menurutnya bagus maka pasti dengan segera dikirimkannya sebuah lamaran kerja. Houtman menyisihkan setiap keuntungan yang diperolehnya dari berdagang asongan digunakan untuk membiayai lamaran kerja.
Sampai suatu saat Houtman mendapat panggilan kerja dari sebuah perusahaan yang sangat terkenal dan terkemuka di Dunia, The First National City Bank (citibank), sebuah bank bonafid dari USA. Houtman pun diterima bekerja sebagai seorang Office Boy.
Sebuah jabatan paling dasar, paling bawah dalam sebuah hierarki organisasi dengan tugas utama membersihkan ruangan kantor, wc, ruang kerja dan ruangan lainnya.
Tapi Houtman tetap bangga dengan jabatannya, dia tidak menampik pekerjaan. Diterimanyalah jabatan tersebut dengan sebuah cita-cita yang tinggi. Houtman percaya bahwa nasib akan berubah sehingga tanpa disadarinya Houtman telah membuka pintu masa depan menjadi orang yang berbeda.
Sebagai Office Boy Houtman selalu mengerjakan tugas dan pekerjaannya dengan baik. Terkadang dia rela membantu para staf dengan sukarela. Selepas sore saat seluruh pekerjaan telah usai Houtman berusaha menambah pengetahuan dengan bertanya tanya kepada para pegawai.
Dia bertanya mengenai istilah istilah bank yang rumit, walaupun terkadang saat bertanya dia menjadi bahan tertawaan atau sang staf mengernyitkan dahinya.
Mungkin dalam benak pegawai "ngapain nih OB nanya-nanya istilah bank segala, kayak ngerti aja". Sampai akhirnya Houtman sedikit demi sedikit familiar dengan dengan istilah bank seperti Letter of Credit, Bank Garansi, Transfer, Kliring, dll.
Suatu saat Houtman tertegun dengan sebuah mesin yang dapat menduplikasi dokumen (saat ini dikenal dengan mesin photo copy). Ketika itu mesin foto kopi sangatlah langka, hanya perusahaan perusahaan tertentu lah yang memiliki mesin tersebut dan diperlukan seorang petugas khusus untuk mengoperasikannya. Setiap selesai pekerjaan setelah jam 4 sore Houtman sering mengunjungi mesin tersebut dan minta kepada petugas foto kopi untuk mengajarinya. Houtman pun akhirnya mahir mengoperasikan mesin foto kopi, dan tanpa di sadarinya pintu pertama masa depan terbuka.
Pada suatu hari petugas mesin foto kopi itu berhalangan dan praktis hanya Houtman yang bisa menggantikannya, sejak itu pula Houtman resmi naik jabatan dari OB sebagai Tukang Foto Kopi.
Menjadi tukang foto kopi merupakan sebuah prestasi bagi Houtman, tetapi Houtman tidak cepat berpuas diri. Disela-sela kesibukannya Houtman terus menambah pengetahuan dan minat akan bidang lain.
Houtman tertegun melihat salah seorang staf memiliki setumpuk pekerjaan di mejanya. Houtman pun menawarkan bantuan kepada staf tersebut hingga membuat sang staf tertegun. "bener nih lo mo mau bantuin gua" begitu Houtman mengenang ucapan sang staff dulu. "iya bener saya mau bantu, sekalian nambah ilmu" begitu Houtman menjawab. "Tapi hati-hati ya ngga boleh salah, kalau salah tanggungjawab lo, bisa dipecat lo", sang staff mewanti-wanti dengan keras.
Akhirnya Houtman diberi setumpuk dokumen, tugas dia adalah membubuhkan stempel pada Cek, Bilyet Giro dan dokumen lainnya pada kolom tertentu. Stempel tersebut harus berada di dalam kolom tidak boleh menyimpang atau keluar kolom. Alhasil Houtman membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut karena dia sangat berhati-hati sekali.
Selama mengerjakan tugas tersebut Houtman tidak sekedar mencap, tapi dia membaca dan mempelajari dokumen yang ada. Akibatnya Houtman sedikit demi sedikit memahami berbagai istilah dan teknis perbankan.
Kelak pengetahuannya ini membawa Houtman kepada jabatan yang tidak pernah diduganya.
Houtman cepat menguasai berbagai pekerjaan yang diberikan dan selalu mengerjakan seluruh tugasnya dengan baik. Dia pun ringan tangan untuk membantu orang lain, para staff dan atasannya. Sehingga para staff pun tidak segan untuk membagi ilmu kepadanya.
Sampai suatu saat pejabat di Citibank mengangkatnya menjadi pegawai bank karena prestasi dan kompetensi yang dimilikinya, padahal Houtman hanyalah lulusan SMA.
Peristiwa pengangkatan Houtman menjadi pegawai Bank menjadi berita luar biasa heboh dan kontroversial. Bagaimana bisa seorang OB menjadi staff, bahkan rekan sesama OB mencibir Houtman sebagai orang yang tidak konsisten. Houtman dianggap tidak konsisten dengan tugasnya, "jika masuk OB, ya pensiun harus OB juga" begitu rekan sesama OB menggugat.
Houtman tidak patah semangat, dicibir teman-teman bahkan rekan sesama staf pun tidak membuat goyah. Houtman terus mengasah keterampilan dan berbagi membantu rekan kerjanya yang lain.
Hanya membantulah yang bisa diberikan oleh Houtman, karena materi tidak ia miliki. Houtman tidak pernah lama dalam memegang suatu jabatan, sama seperti ketika menjadi OB yang haus akan ilmu baru. Houtman selalu mencoba tantangan dan pekerjaan baru.
Sehingga karir Houtman melesat bak panah meninggalkan rekan sesama OB bahkan staff yang mengajarinya tentang istilah bank.
19 tahun kemudian sejak Houtman masuk sebagai Office Boy di The First National City Bank, Houtman mencapai jabatan tertingginya yaitu Vice President. Sebuah jabatan puncak citibank di Indonesia. Jabatan tertinggi citibank sendiri berada di USA yaitu Presiden Director yang tidak mungkin dijabat oleh orang Indonesia.
Sampai dengan saat ini belum ada yang mampu memecahkan rekor Houtman masuk sebagai OB pensiun sebagai Vice President, dan hanya berpendidikan SMA.
Houtman pun kini pensiun dengan berbagai jabatan pernah diembannya, menjadi staf ahli citibank asia pasifik, menjadi penasehat keuangan salah satu gubernur, menjabat CEO di berbagai perusahaan dan menjadi inspirator bagi banyak orang .
(Kisah Nyata Houtman Zainal Arifin, disampaikan dalam training Leadership bank Syariah Mandiri)
Semoga bermanfaat
salam
Sekitar tahun 60an Houtman memulai karirnya sebagai perantau, berangkat dari desa ke jalanan Ibukota. Merantau dari kampung dengan penuh impian dan harapan, Houtman remaja berangkat ke Jakarta. Di Jakarta ternyata Houtman harus menerima kenyataan bahwa kehidupan ibukota ternyata sangat keras dan tidak mudah. Tidak ada pilihan bagi seorang lulusan SMA di Jakarta, pekerjaan tidak mudah diperoleh. Houtman pun memilih bertahan hidup dengan profesi sebagai pedagang asongan, dari jalan raya ke kolong jembatan kemudian ke lampu merah menjajakan dagangannya.
Tetapi kondisi seperti ini tidak membuat Houtman kehilangan cita-cita dan impian. Suatu ketika Houtman beristirahat di sebuah kolong jembatan, dia memperhatikan kendaran-kendaraan mewah yang berseliweran di jalan Jakarta. Para penumpang mobil tersebut berpakaian rapih, keren dan berdasi. Houtman remaja pun ingin seperti mereka, mengendarai kendaraan berpendingin, berpakaian necis dan tentu saja memiliki uang yang banyak.
Saat itu juga Houtman menggantungkan cita-citanya setinggi langit, sebuah cita-cita dan tekad diazamkan dalam hatinya.
Azam atau tekad yang kuat dari Houtman telah membuatnya ingin segera merubah nasib. Tanpa menunggu waktu lama Houtman segera memulai mengirimkan lamaran kerja ke setiap gedung bertingkat yang dia ketahui. Bila ada gedung yang menurutnya bagus maka pasti dengan segera dikirimkannya sebuah lamaran kerja. Houtman menyisihkan setiap keuntungan yang diperolehnya dari berdagang asongan digunakan untuk membiayai lamaran kerja.
Sampai suatu saat Houtman mendapat panggilan kerja dari sebuah perusahaan yang sangat terkenal dan terkemuka di Dunia, The First National City Bank (citibank), sebuah bank bonafid dari USA. Houtman pun diterima bekerja sebagai seorang Office Boy.
Sebuah jabatan paling dasar, paling bawah dalam sebuah hierarki organisasi dengan tugas utama membersihkan ruangan kantor, wc, ruang kerja dan ruangan lainnya.
Tapi Houtman tetap bangga dengan jabatannya, dia tidak menampik pekerjaan. Diterimanyalah jabatan tersebut dengan sebuah cita-cita yang tinggi. Houtman percaya bahwa nasib akan berubah sehingga tanpa disadarinya Houtman telah membuka pintu masa depan menjadi orang yang berbeda.
Sebagai Office Boy Houtman selalu mengerjakan tugas dan pekerjaannya dengan baik. Terkadang dia rela membantu para staf dengan sukarela. Selepas sore saat seluruh pekerjaan telah usai Houtman berusaha menambah pengetahuan dengan bertanya tanya kepada para pegawai.
Dia bertanya mengenai istilah istilah bank yang rumit, walaupun terkadang saat bertanya dia menjadi bahan tertawaan atau sang staf mengernyitkan dahinya.
Mungkin dalam benak pegawai "ngapain nih OB nanya-nanya istilah bank segala, kayak ngerti aja". Sampai akhirnya Houtman sedikit demi sedikit familiar dengan dengan istilah bank seperti Letter of Credit, Bank Garansi, Transfer, Kliring, dll.
Suatu saat Houtman tertegun dengan sebuah mesin yang dapat menduplikasi dokumen (saat ini dikenal dengan mesin photo copy). Ketika itu mesin foto kopi sangatlah langka, hanya perusahaan perusahaan tertentu lah yang memiliki mesin tersebut dan diperlukan seorang petugas khusus untuk mengoperasikannya. Setiap selesai pekerjaan setelah jam 4 sore Houtman sering mengunjungi mesin tersebut dan minta kepada petugas foto kopi untuk mengajarinya. Houtman pun akhirnya mahir mengoperasikan mesin foto kopi, dan tanpa di sadarinya pintu pertama masa depan terbuka.
Pada suatu hari petugas mesin foto kopi itu berhalangan dan praktis hanya Houtman yang bisa menggantikannya, sejak itu pula Houtman resmi naik jabatan dari OB sebagai Tukang Foto Kopi.
Menjadi tukang foto kopi merupakan sebuah prestasi bagi Houtman, tetapi Houtman tidak cepat berpuas diri. Disela-sela kesibukannya Houtman terus menambah pengetahuan dan minat akan bidang lain.
Houtman tertegun melihat salah seorang staf memiliki setumpuk pekerjaan di mejanya. Houtman pun menawarkan bantuan kepada staf tersebut hingga membuat sang staf tertegun. "bener nih lo mo mau bantuin gua" begitu Houtman mengenang ucapan sang staff dulu. "iya bener saya mau bantu, sekalian nambah ilmu" begitu Houtman menjawab. "Tapi hati-hati ya ngga boleh salah, kalau salah tanggungjawab lo, bisa dipecat lo", sang staff mewanti-wanti dengan keras.
Akhirnya Houtman diberi setumpuk dokumen, tugas dia adalah membubuhkan stempel pada Cek, Bilyet Giro dan dokumen lainnya pada kolom tertentu. Stempel tersebut harus berada di dalam kolom tidak boleh menyimpang atau keluar kolom. Alhasil Houtman membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut karena dia sangat berhati-hati sekali.
Selama mengerjakan tugas tersebut Houtman tidak sekedar mencap, tapi dia membaca dan mempelajari dokumen yang ada. Akibatnya Houtman sedikit demi sedikit memahami berbagai istilah dan teknis perbankan.
Kelak pengetahuannya ini membawa Houtman kepada jabatan yang tidak pernah diduganya.
Houtman cepat menguasai berbagai pekerjaan yang diberikan dan selalu mengerjakan seluruh tugasnya dengan baik. Dia pun ringan tangan untuk membantu orang lain, para staff dan atasannya. Sehingga para staff pun tidak segan untuk membagi ilmu kepadanya.
Sampai suatu saat pejabat di Citibank mengangkatnya menjadi pegawai bank karena prestasi dan kompetensi yang dimilikinya, padahal Houtman hanyalah lulusan SMA.
Peristiwa pengangkatan Houtman menjadi pegawai Bank menjadi berita luar biasa heboh dan kontroversial. Bagaimana bisa seorang OB menjadi staff, bahkan rekan sesama OB mencibir Houtman sebagai orang yang tidak konsisten. Houtman dianggap tidak konsisten dengan tugasnya, "jika masuk OB, ya pensiun harus OB juga" begitu rekan sesama OB menggugat.
Houtman tidak patah semangat, dicibir teman-teman bahkan rekan sesama staf pun tidak membuat goyah. Houtman terus mengasah keterampilan dan berbagi membantu rekan kerjanya yang lain.
Hanya membantulah yang bisa diberikan oleh Houtman, karena materi tidak ia miliki. Houtman tidak pernah lama dalam memegang suatu jabatan, sama seperti ketika menjadi OB yang haus akan ilmu baru. Houtman selalu mencoba tantangan dan pekerjaan baru.
Sehingga karir Houtman melesat bak panah meninggalkan rekan sesama OB bahkan staff yang mengajarinya tentang istilah bank.
19 tahun kemudian sejak Houtman masuk sebagai Office Boy di The First National City Bank, Houtman mencapai jabatan tertingginya yaitu Vice President. Sebuah jabatan puncak citibank di Indonesia. Jabatan tertinggi citibank sendiri berada di USA yaitu Presiden Director yang tidak mungkin dijabat oleh orang Indonesia.
Sampai dengan saat ini belum ada yang mampu memecahkan rekor Houtman masuk sebagai OB pensiun sebagai Vice President, dan hanya berpendidikan SMA.
Houtman pun kini pensiun dengan berbagai jabatan pernah diembannya, menjadi staf ahli citibank asia pasifik, menjadi penasehat keuangan salah satu gubernur, menjabat CEO di berbagai perusahaan dan menjadi inspirator bagi banyak orang .
(Kisah Nyata Houtman Zainal Arifin, disampaikan dalam training Leadership bank Syariah Mandiri)
Semoga bermanfaat
salam
Langganan:
Postingan (Atom)